CBR 150 – Review Bulan Ketiga (Rasio Gear)

Gear GL Pro (gigi 45)

Memasuki bulan ke tiga sekarang waktunya sedikit menyesuaikan setelan Liberty dengan medan yang harus saya lalui dan gaya berkendara saya.

Seperti yang kita tahu bahwa karakter mesin CBR 150 adalah hi rev yang berarti nafas mesinnya panjang – panjang dan tenaga baru benar – benar keluar saat mesin dibawa bergasing di putaran atas (10.000-an rpm) dengan top speed yang bisa tembus di angka 140-an km/j.

Permasalahannya, setiap hari saya lebih banyak menggunakan Liberty untuk membelah kemacetan di kawasan mampang atau kuningan dengan karakter stop and go ketimbang memacu kendaraan di track lurus dan sepi.

Saya sendiri takut kalau menggeber Liberty dengan kecepatan tinggi. Kecepatan tertinggi yang pernah saya raih adalah saat perjalanan ke Bogor hanyalah di angka 120 km/j tidak berani lebih dari itu walau track lurus masih tersedia. Yes, I have an old soul maybe they said, tetapi memang dari awal tujuan mengadopsi Liberty adalah sebagai teman berkendara yang menyenangkan, aman dan bisa diandalkan.

Dengan pertimbangan medan yang setiap hari saya lalui maka saya putuskan untuk menaikan rasio gear sprocket dari 15-43 (2.86) ke 15-45 (3.00) dengan cara mengganti gear belakang dengan milik GL Pro yang memiliki gini 45.

Cara gantinya simple dan murah, pertama beli gigi GL Pro 45 mata original Honda di bengkel langganan atau AHASS terdekat, harganya sekitar Rp. 90.000,-. Lepaskan ban belakang, ganti gear original CBR dengan gear yang baru anda beli (plug and play). Kencangkan semua baut dan pasang ban belakang kembali. Selesai.

Efek dari pergantian gear belakang ini adalah akselerasi bawahnya yang lebih berisi walau nafas Liberty jadi lebih pendek karena mesin rpm lebih cepat naik. Implikasinya pengendara harus lebih sering memindahkan gigi persneling. Untuk saya sendiri pribadi tidak masalah karena dengan begini gigi perneling 5 jadi lebih sering dipakai.

 

 

18 comments

  1. Anonymous says:

    Ane jg pemakai harian cbr 150 repsol, klo pengalaman ane gini.. gear gue kaga apa2in tapi malah rantai gw potong 1 mata jadinya as roda belakang mentok smpi depan, yg gw rasakan dg pengurangan rantai 1 mata ini sentakan gas terasa nambah…

  2. bro mau tanya kalaiu gear belakang new cbr 150 diganti ukuran 44 apa harus ganti rantai juga? thanks.. takutnya rantainya kurang panjang..

  3. lukman says:

    Waah salam cibier bro…ane jg rider CBR 150 cc. Sekarang jg pake girset Mega pro. Akselarasinya memang mantaf bro. Tapi yang payahnya topspeednya berkurang jauh. Dulu gigi 4 bisa 100 kpj sekarang cuma 90 kpj. Sekarang topspeednya cuma 125an. Btw bro kojak ikut komunitas CBR gak?

  4. priema aris says:

    Kode part gearnya brapa bro ane tanya ke toko katanya klo gl pro itu 1set malah di tawarin gl max katanya punya gl max 45mata

  5. tp top speed nya berkurang tuh bro

  6. newbiecbr says:

    iseng nih ane nanya gan,konsumsinya lebih boros atau lebih irit setelah naik 2 mata gir belakang? soalnya kalo harus sering memindahkan gigi bukannya lebih boros yaah…cmiiw

    • Kojack says:

      Ane ngga terlalu merhatiin konsumsi bensin si gan yang jelas si masih terasa irit kok.
      Yang jelas si motor jadi lebih fun buat di naikin.
      Lebih sesuai dengan gaya ane gan.

  7. bakayaro 133 says:

    bro, bukannya basic nya new cibi itu 43 ya? anggaplah 43…berarti loncat 2 apa ga terlalu megap2? …tp kl benar 44 – apa terasa signifikan untuk torsi bawah nya?

    • Kojack says:

      Yapp..
      Bener banget bro bakayaro.
      Ternyata memang 43. Maaf untuk informasinya. Akan di update secepatnya.
      Selama saya pakai loncat dua ngga ada masalah kok. Dibawa sampe 120 km/jam jg masih mampu.

Leave a Reply

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.