Tag Archive for Road to America

Kojack Menyiapkan Bahasa Inggris (3)

Empat Ratus Enam Puluh Tujuh, yaps 467.”

Itu merupakan nilai yang saya peroleh dari Test TOEFL Prediction Ajaib yang saya ikuti. Sebenarnya bukanlah nilai yang buruk, paling tidak jika dibandingkan dengan teman – teman saya lang lain. Terlebih, memang saya mengikuti test itu tanpa persiapan apapun dan tujuan saya memang “hanya” untuk mengukur dimana posisi bahasa inggris saya.

Nah, mungkin kamu bertanya,”Dengan nilai segitu kok kamu bisa daftar CCIP?”. Seperti yang kita tahu bahwa salah satu syarat CCIP itu harus punya nilai TOEFL>500.”kok bisa?”

Begini teman, setelah saya niatkan mendaftar CCIP tentu saja saya mengambil prediction TOEFL test lain yang tentu saja tidak seajaib test sebelumnya sebagai alat ukur kemampuan diri saya.Saya mengambil prediction TOEFL test di UPT Bahasa IPB  yang mereka sebut  sebagai Placement test. Awalnya sich saya ikut itu karena ini merupakan syarat ikutan les buat mendongkrak TOEFL saya, tapi karena beberapa alasan maka saya batalkan keinginan ikutan les itu. Untuk metode belajar TOEFL, akan saya bahas di posting berikutnya.

Oh ya, Prediction TOEFL Test yang kedua ini lebih menyenangkan dan menurut saya nilai yang diperoleh lebih bonafit dan akurat dibanding yang pertama. Ya, secara biaya yang saya keluarkan juga lebih banyak (Red : Rp.50.000,- tanpa makan siang) sehingga nilai yang saya peroleh juga lebih bisa dipercaya. nah, mungkin kamu penasaran, berapa nilai yang saya cetak di test ini? nantikan posting saya selanjutnya tiga hari dari sekarang. :mrgreen:

Kojack Menyiapkan Bahasa Inggris (1)

Seperti yang sudah kita tahu bersama, bahwa kita ini sudah belajar bahasa inggris semenjak SMP sampai SMA dan ditambah lagi dengan tiga sks wajib saat kuliah. Dengan menghabiskan waktu tujuh tahun lebih, kenapa masih saja bahasa inggris menjadi momok bagi saya saat mendaftar sebuah beasiswa?

:mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

Sebuah pertanyaan yang menggelitik untuk membuka posting saya selanjutnya tentang proses mempersiapkan diri melamar beasiswa CCIP. Posting ini akan bercerita tentang pengalaman saya “kejar setoran” belajar bahasa inggris untuk mendongkrak nilai TOEFL saya dalam dua bulan. Oh ya, supaya anda tidak bingung dalam mengikuti post ini silahkan baca juga artikel saya yang lain di blog ini, terutama artikel “Bahasa Inggis + Beasiswa + Kojack” dan “Kojack Mempersiapkan Syarat Administrasi”

Seperti yang saya bilang, petualangan mengejar beasiswa saya dimulai dengan sebuah “keisengan” untuk mengikuti test TOEFL prediction murah yang di bundle dengan seminar AMINEF di IPB. Waktu itu saya sendiri kurang nggeh apa itu AMINEF, jadi niat saya ikut seminar itu hanyalah ikut tes TOEFL prediction (red : tiketnya Rp. 20.000,-, murah kan?) untuk mengetahui kemampuan bahasa inggris saya tanpa belajar.

Saya masih ingat try out itu dibuka dengan berapi – api dan hangat oleh dua pembawa acara yang sepertinya masih mahasiswa juga. Semangat yang cukup kontras dengan dinginnya suhu ruangan yang gila – gilaan dan  satu jam molornya waktu mulainya acara dari jadwal aslinya. Mahasiswa dan mahasiswi itu tampak klimis dengan setelan formal yang serba matching, ditambah dengan gaya dandanan yang tampaknya sangat “terurus”, potongan rambut yang rapi dan gaya, serta senyum khas tuntutan pekerjaan tanpa dibayarnya itu yang selalu terkembang pada semua orang. :mrgreen:

Acara dilanjutkan dengan sesi membosankan oleh seorang bapak gendut yang menjelaskan tentang TOEFL dengan gaya sales peralatan rumah tangga. Suhu yang dingin akibat AC yang terlalu kencang, ceramah membosankan yang didramatisir layaknya dongeng anak – anak ditambah posisi duduk saya yang kebetulan ada di belakang engan sukses mengantarkan saya pada sebuah kondisi yang sering disebut sebagai ngantuk yang tak tertangguhkan. Satu hal yang sempat menarik minat saya adalah bagaimana bapak itu mampu mengkonversi nilai TOEFL Prediction jualannya dan nilai TOEIC menjadi kemungkinan nilai TOEFL-ITP dengan persamaan matematika canggih yang namanya “persamaan saya rasa…”. Benar – benar presentasi yang canggih luar biasa di depan para mahasiswa yang katanya adalah “intelektual muda berotak encer”. Hebat bukan buatan bapak itu.

Dengan terkantuk – kantuk, sayup – sayup saya mendengar bapak itu menyudahi gaya presentasi sales peralatan rumah tangganya dan mulai berubah gaya menjadi sales produk Multi Level Marketing yang mulai menawarkan mimpi – mimpi yang bisa diraih oleh prospeknya jika “join” (red : kenapa ga “bergabung” aja? Karena “join” terdengar lebih renyah dan import. Bukannya bisnis ini adalah bisnis pencitraan?) dengan “waralaba”-nya. Bagi saya sich, perubahan gaya ini berarti menandakan bahwa presentasi ini akan segera selesai dan waktunya pindah ke sesi berikutnya.

Sesi berikutnya adalah presentasi tentang AMINEF. Seorang wanita setengah baya maju untuk berpresentasi. Perbedaan dari presentasi sebelumnya adalah ibu ini terlihat sangat terdidik dari cara dia menyampaikan presentasi yang mirip dengan cara dosen mengajar di kelas. Persamaan dari presentasi sebelumnya adalah saya tetap ngantuk.

Ibu ini menjelaskan secara garis besar bagaimana berkuliah di US dengan biaya sendiri (red : saya tidak tertarik dengan bab ini karena saya tidak punya uang yang cukup) serta beasiswa Fulbright yang tersedia untuk indonesia (red : yang ini saya tertarik). Kali ini dengan mata lebih segar saya bisa menyimak ibu ini mengakhiri presentasinya dan ini berarti acara berpindah ke sesi yang ditunggu yaitu tes TOEFL prediction.

Bersambung…..

Lanjutan Artikel ini hanya bisa di dibaca oleh kamu yang telah meninggalkan komentar dan bergabung pada Kojack’s Fan di Facebook

Kojack Mengisi Formulir CCIP dan Membuat Essay

Untuk kamu yang memutuskan/tertarik apply beasiswa CCIP, langkah pertama tentu saja membaca syarat ketentuan ini :

Syarat Ketentuan »

The Bureau of Educational and Cultural Affairs of the United States Department of State is pleased to announce the Community College Initiative Program.  This new international educational exchange program enables individuals from Brazil, Egypt, Indonesia, Pakistan, Turkey and South Africa to study at a community college in the United States to develop professional skills.

Eligible fields are Business Management and Administration; Tourism and Hospitality Management; Health Professions, including Nursing; Media; Information Technology; Agriculture; and Engineering Science.

ELIGIBILITY

To apply to the program, candidates must:

  • Have completed a secondary school education; D1, D2, D3 and S1
  • Preference will be given to High School Diploma
  • Applicants with a Bachelor’s degree are eligible if they are applying in a field different from the field of their degree and have relevant work experience in the field for which they are applying.
  • Applicants with MA or PhD degrees are not eligible to participate.
  • Have relevant work experience in the field in which they are applying;
  • Have English language skills that provide a basis for enrolling in academic coursework following approximately 6 months of intensive English language study in the U.S.;
  • Submit a complete application; and
  • Minimum Institutional TOEFL score 500 or TOEIC score 650 atau IELTS 5.0 (only scores less than 2 years old are valid).

U.S. PROGRAM

The Community College Summit Initiative Program will provide funding for round-trip airfare to the U.S.; a living allowance during English language, academic, and practical training program components; tuition costs; health insurance; and cultural enhancement activities.  Students will be hosted in groups by community colleges competitively selected to participate in the program.  Programs may range from six months to two years in duration and may result in either a certificate or an Associate Degree.  Students are required to return home at the end of their program and may not transfer to a four-year U.S. academic institution.

SUBMISSION OF APPLICATIONS

AMINEF is administering this program on behalf of the Bureau of Educational and Cultural Affairs of the United States Department of State.  Please return to AMINEF your complete application package (original application and two copies) by the application deadline that includes:

  • Completed application form.
  • Copy of your most recent, less than two years old, TOEFL/TOEIC/IELTS score report.
  • Copy of high school diploma (English translation).
  • Copy of identity document (KTP or passport).

Please send the application package to AMINEF Office, Gedung Balai Pustaka, 6th floor, Jl. Gunung Sahari Raya 4, Jakarta 10720 NO LATER November 1, 2010.

For additional information, contact infofulbright_ind@aminef.or.id.

We do not accept email applications. Hard copies must be sent or delivered to American Indonesian Exchange Foundation.

syarat ketentuan ini dikutip dari sini

Setelah membaca syarat dan ketentuan tersebut dengan seksama, maka langkah berikutnya yang harus diambil adalah mengunduh formulir aplikasi di sini. Formulir tersebut tersedia dalam format MS Office 2003. Ini merupakan formulir pendaftaran resmi dari AMINEF untuk program CCIP, jadi jangan sampai tertukar dengan formulir dari program lain, tampilan aplikasi itu adalah sebagai berikut :

Lanjut ke pembahasan konten, disana bisa kamu lihat bahwa formulir ini dibagi menjadi 3 bagian utama yaitu formulir identitas diri, formulir essay dan formulir application certification statment (ACS). Sekarang mari kita bahas masing – masing bagian tersebut sesuai dengan pengalaman saya.

1. Identitas diri

Menurut saya ini bagian yang relatif mudah untuk diisi. disitu kamu hanya disuruh untuk mengisikan identitasmu. Informasi yang harus diinformasikan disini antara lain, nama, alamat, jenis kelamin, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, dll. Oh ya, disini kamu ditanya apakah kamu pernah pergi ke luar negeri?Jika memang belum pernah (red : seperti penulis) maka jangan ragu untuk menuliskan none. oh ya, sebelum mengisi, baca petunjuk dengan seksama dan tolong diingat bahwa kamu tidak boleh mengkosongkan kolom dari aplikasi ini karena aplikasimu akan dianggap belum lengkap. Jika memang tidak ada informasi yang bisa kamu tuliskan di kolom tersebut maka tulis saja : none.

2. Formulir Essay

Nah, inilah bagian yang paling tricky dan membingungkan bagi banyak orang. Kamu harus mampu membuat essay yang mampu meyakinkan pemberi beasiswa. Pertanyaan yang diajukan antara lain adalah : “kenapa anda merasa diri anda akan menjadi kandidat yang baik?” sampai dengan “apa yang akan anda bagikan pada amerika?” dll. Mayoritas penanya yang menghubungi saya baik via internet, email atau facebook bertanya tentang bagian ini, dan beberapa dari mereka meminta saya mengirimkan aplikasi saya kepada mereka. Tetapi, jawaban saya selalu sama. “maaf saya tidak bisa mengirimkan aplikasi saya pada anda. ;-) , tapi silahkan anda buat essay anda dan saya akan dengan senang hati memberi masukan pada essay anda ” jadi jika anda ingin saya mengirimkan aplikasi saya maka jawaban yang serupa akan saya berikan pada anda :idea: .

Saran saya untuk kamu adalah, belajarlah menulis. Kita sudah belajar menulis sejak SD tapi menuangkan apa yang ada dalam otakmu pada sebuah keyboard secara terorganisir akan sangat berbeda tantangannya dengan sekedar memindahkan kalimat “ini ibu budi” di papan tulis ke bukumu seperti waktu SD dulu :mrgreen: . Saran kedua adalah, pahami posisimu. Tempatkan mindset-mu bahwa kamu menulis untuk membuat pemberi beasiswa percaya pada kapasitasmu, bukan untuk kepuasan batinmu :idea: . Saran ketiga, open mind. Pelajari hal – hal baru, mintalah testimonial pada para alumni atau grantee sebelumnya, karena dari situlah kamu akan memahami “medan perang” yang akan kamu hadapi. (red : ini filosofi tentara yang sangat berguna. Maju perang tanpa persiapan = setor nyawa)

3. Application Certification Statment (ACS)

Aplikasi ketiga adalah Application Certification Statment (ACS). Ini adalah aplikasi yang paling mudah diisi. Kamu cukup mengisi tanggal dan membubuhkan tanda tangan maka, ta da! aplikasimu selesai.

Selamat sekarang kamu sudah sedikit banyak mengerti tentang cara mengisi formulir beasiswa CCIP. Jika kamu suka dengan artikel ini maka tolong tinggalkan komentar di blog ini, karena komentar bagi blogger seprti saya tak ubahnya adrenaline yang akan menyemangati saya untuk lebih produktif :idea:   .

Kojack Mempersiapkan Syarat Administrasi

Mempersiapkan persyaratan administrasi merupakan tahap awal dalam apply beasiswa CCIP, tapi ini bukan tahap sembarangan. Kesalahan dalam tahap ini akan menghapus segala pengorbanan waktu, tenaga, pikiran dan biaya. Kuncinya adalah baca dengan teliti apa saja syarat yang diminta oleh beasiswa itu karena masing – masing beasiswa punya syarat yang berbeda. Jika bingung dengan apa saja yang diminta maka jangan segan – segan bertanya pada pihak pemberi beasiswa. Biasanya mereka welcome pada pertanyaan kok.

Dalam kasus saya, saya mendaftar untuk program CCIP. Menurut website AMINEF, persyaratan mendaftar program ini adalah :

Persyaratan Minimum »

PERSYARATAN

Untuk mendaftarkan diri, peserta harus:

  • Telah lulus SMA; D1, D2, D3 dan S1
  • Prioritas diberikan kepada lulusan SMA
  • Pelamar yang lulus dengan S1 boleh mendaftar asalkan bidang studi S1 mereka berbeda dengan program CCIP yang akan mereka daftar dan relevan dengan pekerjaan mereka sekarang.
  • Pelamar yang mempunya ijasah S2 dan S3 tidak boleh mengikuti program ini
  • Mempunyai pengalaman kerja di bidang yang relevan dengan program yang mereka inginkan;
  • Memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang cukup untuk mengikuti program yang merupakan mata kuliah di tingkat akademis dengan program Bahasa Inggris intensif selama 6 bulan di Amerika;
  • Menyerahkan formulir pendaftaran yang sudah diisi; dan
  • Minimum Institutional TOEFL score 500 atauTOEIC score 650 atau IELTS 5.0 (score yang berlaku harus kurang dari 2 tahun).

dan jika dibatasi hanya masalah dokumenadministrasi maka persyaratannya adalah seperti ini :

Syarat Administrasi »

  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Membuat esai
  • Sertifikat TOEFL-ITP dengan minimum score 500
  • Translate Ijazah (red : zaman saya diminta, ga tahu sekarang)
  • Biasanya dari empat point itu yang menjadi momok adalah nomor dua dan tiga. Sedangkan yang sering bikin bingung adalah nomor satu dan empat. Kesimpulannya, semua point bikin confuse. :mrgreen:

    Untuk penjelasan dan cerita tentang cara mengisi masing – masing aplikasi akan saya tulis pada posting saya selanjutnya.

    Cheers!!! Happy hunting!

    Persiapan Kojack Untuk CCIP(2)

    Post Sebelumnya

    :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

    Mengukur Kemampuan Diri

    Jika kamu pengen mengetahui lebih detail cerita ini maka saran saya donwload dulu formulir pendaftaran diatas atau di sini.

    Teman, pertama kali kamu membaca formlulir pendaftaran ini pasti kamu bingung, dulu aku pun bingung, ayahku bingung dan ibuku juga bingung, apalagi adekku yang gendut itu. Untuk itulah aku mentelpon AMINEF untuk bertanya perihal cara mengisi formulir itu. cuma entah apes karena lupa berdo’a sebelum telpon, hari itu officer nya sepertinya lagi bad mood.

    Percakapan saya dengan Officer AMINEF »

    “Hallo, Ada yang bisa dibantu?” Officer AMINEF bertanya dengan nada datar

    “Halo Mbak, saya ingin mendaftar program CCIP tapi masih bingung.” saya menjawab dengan nada memelas

    “Ya, bingung bagian apa? dah download formulirnya kan?” masih dijawab dengan nada datar

    “Udah mbak, cuma bingung ngisinya. Boleh ga ya saya minta petunjuk lebih detail? atau saya isi dan jika ternyata yang saya tulis tidak sesuai dengan yang AMINEF inginkan bisa dikembalikan lagi ke saya untuk dikoreksi.” suara saya kali ini dalam nada memelas.

    “Maaf ya, Kami tidak melayani koreksi.” Kali ini jawabannya naik level dari datar menuju ketus

    “Oh iya. Maaf Mengganggu. Terimakasih.” Saya mengkeret dan menjawab dengan cepat untuk kabur.

    akhirnya saya putuskan untuk meraba raba dalam kegelapan untuk menyelesaikan formulir itu. :sad:

    Masalah makin komplek karena saat itu saya sadar bahwa saya tidak jago dalam bahasa inggris, tidak pintar merangkai kata, kurang ganteng, kurang atletis, bukan cum laude, bukan anak presiden, IPK<3,5, ga jago matematika. Pokoknya panik sendiri dech!!!!

    Untuk itulah saya mulai mengelompokan kartu yang saya miliki menjadi tiga kelompok besar yaitu, Kelebihan, Kekurangan dan Sumber Daya. seperti ini contohnya :

    Contoh »

    • Kelebihan : Cerewet (red : only in special case), Penuh Perhitungan, Logis, Over Percaya diri, dll
    • Kekurangan : Ga’ Jago bahasa Inggris terutama grammar, ga pernah ngurus penampilan, dll
    • Sumber Daya : Punya tetangga dan sepupu yang guru bahasa inggris, ada tukang pangkas rambut deket rumah, dll

    Akhirnya dengan membuat list seperti itu lebih mudah untuk saya menuliskan siapa saya dalam formulir pendaftaran itu.


    Mengemas Diri Saya

    untuk yang satu ini rada komplek dan inilah trik saya yang belum mau saya beberkan sampai tahun depan :mrgreen: maaf ya….

    Persiapan Kojack Untuk CCIP(1)

    Intro »

    Intro

    Aku ingat benar hari itu, hari itu aku sedang stuck dan BT karena gagal ikut Pekan Ilmiah Nasional ke Malang. Rasanya hari itu semua orang diangkut ke kapal pesiar lima lantai milik nabi nuh yang dilengkapi kolam renang, bar, pub dan free lunch tapi cuma aku saja yang tidak diajak.

    Untuk membuang waktu, aku membenamkan diri di depan komputer ayahku. Tapi entah kenapa, waktu itu facebook sepi seperti kuburan, kaskus isinya junk semua dan blogku sepi pengunjung. Pokoknya BT, mana hari itu udara panasnya minta ampun :twisted: .

    Saking bosennya di depan komputer akhirnya aku nyasar ke forum para pencari beasiswa. awalnya sich baca artikel itu dengan malas – malasan, tapi setelah dibaca lebih seksama gairahku mulai muncul. Aku merasa ini tantangan baru dengan level lebih tinggi setelah bosan dengan PKM dan tidak berjodoh dengan PIMNAS. :sad:

    Waktu itu aku ingat sekali, 4 Agustus 2009 siang hari. Aku datang kepada ayahku untuk berkonsultasi.

    “Pa, kalau aku daftar beasiswa sekolah keluar negeri lagi gimana?” aku bertanya.

    “Ya terserah sich. Emang pengen kemana?” Ayah menjawab sekaligus bertanya

    “Kalau Amerika gimana Pa?” Aku menjawab asal saja karena waktu itu beasiswa yang aku tahu cuma dari AMINEF doank.

    “Ya terserah, nanti papa bantu semampunya. Emang beasiswanya gimana?” Ayahku meyakinkanku dan kembali bertanya.

    “Belum tahu Pa. Ntar ya, tak browsing dulu.” Aku menjawab dan ngeloyor pergi.

    Mungkin waktu itu ayahku memilai anaknya ini mimpi di siang bolong. pengen kuliah keluar negeri tapi bahkan ga ngerti pengen daftar program apaan. :oops: tapi karena percakapan itu, aku aku habiskan sore itu sampai malam untuk browsing internet mencari beasiswa yang sesuai dengan kondisiku.

    Pada post sebelumnya saya sudah menjelaskan panjang lebar tentang Tips Mencari Beasiswa Ala Kojack . Nah, setelah belajar teorinya. maka sekarang saya akan bahas prakteknya berdasar cerita pengalaman pribadi saya.

    **********

    Mencari Beasiswa yang Cocok

    Memang susah mencari beasiswa untuk anak yang belum lulus S1 tanpa pengalaman kerja formal angkatan akhir pula. Waupun ada, rata – rata di peruntukan bagi anak semester tiga, sedangkan saya sudah semester tujuh. Itulah kenapa mencari beasiswa yang cocok aku masukan sebagai pilihan pertama padahal teorinya pilihan kedua karena memang pilihan buat saya sedikit sekali. Ditambah lagi syarat tambahan yaitu negara tujuan harus keren, masa study lebih dari 6 bulan dan tentu saja “gratis” :mrgreen: :mrgreen:

    Singkat cerita dengan perjuangan keras semalaman, akhirnya aku menemukan dua program yang seperti cocok untuk aku. Namanya CCIP dan URGAD. Selidik punya selidik, paginya aku baru sadar kalau ternyata URGAD itu diperuntukan untuk anak smester tiga. Jadi sekarang harapanku tinggal CCIP. Dengan mengumpulkan keberanian akhirnya pada tanggal 5 Agustus 2009 pagi hari meluncurlah email saya dengan mulus ke kantor AMINEF. Email itu sendiri berisi pertanyaan apakah saya memenuhi kualifikasi minimum untuk mendaftar program ini.

    Kualifikasi Minimum yang mereka butuhkan adalah sebagai berikut :

    Persyaratan CCIP »

    Biro Pendidikan dan Kebudayaan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan adanya program Community College Initiative. Program baru pertukaran pendidikan bertaraf international ini memberikan kesempatan kepada warga Brazil, Mesir, Indonesia, Pakistan, Turki dan Afrika Selatan untuk belajar di suatu Community College di Amerika untuk mengembangkan keahlian profesi mereka.Bidang yang ditawarkan: Business Management and Administration; Tourism and Hospitality Management; Health Professions, including Nursing; Media; Information Technology; Agriculture; dan Engineering Science.

    PERSYARATAN

    Untuk mendaftarkan diri, peserta harus:

    • Telah lulus SMA; D1, D2, D3 dan S1
    • Prioritas diberikan kepada lulusan SMA
    • Pelamar yang lulus dengan S1 boleh mendaftar asalkan bidang studi S1 mereka berbeda dengan program CCIP yang akan mereka daftar dan relevan dengan pekerjaan mereka sekarang.
    • Pelamar yang mempunya ijasah S2 dan S3 tidak boleh mengikuti program ini
    • Mempunyai pengalaman kerja di bidang yang relevan dengan program yang mereka inginkan;
    • Memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang cukup untuk mengikuti program yang merupakan mata kuliah di tingkat akademis dengan program Bahasa Inggris intensif selama 6 bulan di Amerika;
    • Menyerahkan formulir pendaftaran yang sudah diisi; dan
    • Minimum Institutional TOEFL score 500 atauTOEIC score 650 atau IELTS 5.0 (score yang berlaku harus kurang dari 2 tahun).

    PROGRAM DI AMERIKA

    Program Community College Initiative menyediakan tiket pesawat pulang pergi ke Amerika, biaya hidup selama mengikuti pendidikan bahasa, pendidikan akademis dan profesi serta training yang ditawarkan, biaya mengikuti program, asuransi kesehatan dan biaya mengikuti kegiatan kebudayaan. Peserta akan mengikuti program bersama dalam satu kelompok yang di suatu community college pilihan. Program bervariasi jangka waktunya antara 6 bulan sampai 1 tahun dan peserta akan mendapatkan sertifikat atau ijasah Diploma. Peserta diharuskan untuk kembali ke negara asal setelah program berakhir dan tidak diperbolehkan untuk langsung meneruskan ke jenjang pendidikan S1 di universitas di Amerika.

    PENYERAHAN FORMULIR PENDAFTARAN

    AMINEF melakukan pendaftaran program ini atas nama Biro Pendidikan dan Kebudayaan Amerika Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Silahkan mengirimkan formulir pendaftaran(formulir asli dan dua fotokopi) ke AMINEF dengan melampirkan dokumen dibawah ini:

    • Formulir aplikasi yang sudah diisi.
    • Fotokopi hasil tes TOEFL/TOEIC/IELTS yang paling baru, masih berlaku dan kurang dari 2 tahun.
    • Fotokopi ijasah SMA dan atau SKHUN (terjemahan bahasa Inggris).
    • Fotokopi kartu identitas (KTP atau paspor).

    Didalam mulut ada lidah

    Jika sakit membawa nestapa

    dunia terasa indah

    jika kabar baik yang menyapa


    satu hari setelah email itu aku kirimkan datanglah email dari AMINEF yang menyatakan aku memenuhi kualifikasi minimum dan dipersilahkan untuk mendaftar :o . Akhirnya hari itu juga langsung aku download formuli pendaftaran di sini.

    Tips Beasiswa ala Kojack

    Kalau kamu arahkan cursormu ke para mesin pencari dan mengetikan kata kunci “tips mencari beasiswa” maka akan banyak sekali tips yang kamu peroleh. Pertanyaannya, kenapa saya masih menulis tentang tips mencari beasiswa?

    Jawabannya sederhana saja, karena saya ingin berbagi trik yang saya gunakan dulu. Minimal tips dari saya ini bekerja untuk saya. Oh ya, untuk pengalaman pribadi saya dalam menerapkan tips yang saya tulis disini bisa kamu baca di tulisan saya selanjutnya ;-) .

    secara garis besar, menurut saya ada tiga tahapan dalam mencari beasiswa

    • Kemampuan Mengenali Kemampuan Diri

    Pembahasan »

    Kemampuan Mengenali Diri

    Secara sederhana kemampuan ini berarti kemampuan mendeskripsikan diri anda. Misalnya begini :

    • Saya adalah seorang yang moody
    • Saya memiliki IPK >3.5 (red : Pacar penulis, Bukan penulis :!: )
    • Kemampuan terhebat saya bukan dalam matematika (red : ini baru penulis)
    • Saya orangnya pendiam dan introvert
    • Saya tidak merasa tertekan dalam wawancara
    • Saya menyukai public speaking
    • Saya suka kerja di laboratorium
    • Saya suka donat manis
    • saya suka donat asin ( :?: )
    • dan lain – lain

    Secara lebih komplek, konsep mengenali diri disini adalah mengetahui kelemahan dan kelebihan yang kamu miliki sehingga keduanya bisa kamu “mainkan”. Ibaratnya dalam sebuah permainan kartu maka kamu mengerti benar mana kartu yang merupakan kelemahanmu  dan mana kartu terkuatmu. kalau kamu tahu kartumu maka ada peluang kamu bisa mainkan untuk memenangkan permainan (red : walau belum tentu menang juga). Betul kan? By the way, Percaya tidak bahwa ada orang yang tidak kenal dirinya sendiri?

    • Kemampuan Mencari Beasiswa

    Pembahasan »

    Kemampuan Mencari Beasiswa

    Saat ini dunia benar benar berada di ujung jari anda. Tinggal masukan kata kunci yang tepat lalu klik maka beratus – ratus informasi beasiswa akan muncul di depan anda. Tapi kadang sulit bagi pemula untuk memilih dan memilah informasi mana yang akan berguna dan cocok bagi kamu karena masing masing beasiswa memiliki skema yang unik.

    Untuk itu tidak ada salahnya meluangkan waktu browsing di internet mengunjungi blog – blog para penerima beasiswa untuk mengetahui seluk beluk beasiswa tersebut dari keyboard pertama. ;-) . siapa tahu kalau kamu beruntung bisa dapet kontak email, Facebook atau YM untuk konsultasi secara lebih intensif ;-)

    Nongkrong di tempat tongkrongan para grantees (red : penerima beasiswa) seperti milis atau grup facebook juga akan memberikan banyak informasi berharga buat kamu. Saya sendiri sekarang jadi moderator di grup Penerima/Calon Penerima Beasiswa Dalam & Luar Negeri dan saya akan dengan senang hati menshare informasi tentang beasiswa dan membantu kamu disana.

    Nah, setelah kamu bisa mengenali dirimu dan mendapatkan berbagai info tentang beasiswa maka kamu sekarang seharusnya bisa memilah dan memilih mana beasiswa yang cocok untuk kamu :mrgreen:

    • Kemampuan Mengemas Diri

    Pembahasan »

    Kemampuan Mengemas Diri

    Nah, diantara ketiga kemampuan dasar yang saya sebutkan maka inilah yang paling tricky. Disini kamu harus mengkombinasikan antara kreativitas dan logika. Kreativitas itu layaknya make up untuk perempuan, kalau kurang ga kelihatan peningkatan kecantikannya, kalau kelebihan maka menor, kalau pas baru kelihatan cantik. Masalahnya adalah tidak ada aturan baku seberapa banyak kreativitas bisa ditambahkan, untuk itulah diperlukan logika agar semua yang kamu kemas dan kamu make over itu tetap logis dan tidak “muluk – muluk”.

    Trik dalam mengemas diri adalah subjektifitas. Seperti yang saya bilang bahwa tidak ada ukuran pasti berapa jumlah perbandingan antara logika dan  kreativitas yang harus ditambahkan :mrgreen: .  jadi banyak banyaklah belajar dan mencoba. Triknya seperti orang masak resep yang baru pertama dicoba,

    • pertama baca teorinya,
    • lalu coba dibuat,
    • kemudian dirasain,
    • kalau ga enak ya coba di kurangi atau ditambahin bumbunya. :mrgreen:

    sebagai tambahan, skill yang wajib kamu miliki adalah skill menulis baek menulis essay atau Letter of Recommendation. Untuk tips menulis ini akan penulis bahas di tulisan selanjutnya :grin:

    Kesimpulan dari semua tips ini adalah :

    “Kemampuan memasarkan diri sendiri adalah syarat yang harus dimiliki jika ingin mendapat scholarship!”

    1. Mengenali Beasiswa

    Kenapa Kojack Memilih CCIP?

    Banyak dari teman temen saya di kampus atau teman yang berkenalan dengan saya dunia maya (red : Blog+FB) bertanya :

    “Kenapa saya memilih CCIP?”

    jawaban saya sich simple sekali,

    “Karena program itulah yang paling cocok untuk saya.” ;-)

    Tapi, jika ditelaah lebih lanjut maka sebenarnya proses untuk memantapkan diri mengucapkan delapan kata yang saya rangkai dalam satu kalimat itu sangatlah rumit. 8-)

    Dulu saat saya sedang getol mencari beasiswa di pertengahan awal Agustus 2009 status saya adalah mahasiswa aktif di IPB. Beasiswa yang paling akrab di telinga saya ya beasiswa ke amerika dari AMINEF karena dulu saya pernah dateng ke seminarnya di IPB (red : yang dibundle dengan pre-TOEFL dengan tiket Rp.20.000,-). Saat itu saya tidak tahu tentang beasiswa lain sehingga cursor saya langsung saya arahkan ke website AMINEF.

    Sebenarnya AMINEF menyediakan beasiswa khusus untuk mahasiswa aktif S1 seperti saya yaitu UGRAD. Masalah buat saya adalah persyaratan program ini adalah merupakan mahasiswa semester tiga. Padahal saya sudah semester tujuh dan sedang dalam proses menyelesaikan tugas akhir (red : tahap mencari inspirasi).

    nah setelah menimbang – nimbang dan mengira ira, akhirnya saya merasa program CCIPlah yang cocok untuk saya. Karena itu saya langsung kirim email ke AMINEF tertanggal 04 Agustus 2009  jam 07.30 pagi ke infoeas[at]aminef.or.id untuk menanyakan lebih jauh, emailnya seperti ini :

    Surat ke AMINEF »

    lalu dibalas oleh Officer AMINEF sehari berselang pada tanggal 5 agustus 2009 lengkap dengan formulir pendaftaran sebagai lampiran.

    emailnya seperti ini :

    Balasan Dari Aminef »

    maaf kalau gambarnya kekecilan sehingga susah dibaca (red : sebenernya sengaja). Intinya adalah, saya memiliki kualifikasi minimal untuk mendaftar program ini dan dipersilahkan melengkapi administrasi dengan mengambil test TOEFL-ITP.

    Nah, inilah titik awal saya mantap memilih CCIP dan ini juga titik awal perjuanang memperoleh beasiswa ini.

    Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.