Tips Mendapatkan Beasiswa Keluar Negeri Ala Kojack

Well, setelah menulis 3 artikel dengan bahasa inggris maka sekarang waktunya menulis artikel dengan bahasa ibu, Bahasa Indonesia. ;-) berhubung blog ini adalah lanjutan dari blog saya terdahulu yang saya fokuskan untuk men-share petualangan saya, jadi saya putuskan untuk memindahkan beberapa konten dari blog terdahulu yang masih relevan dengan kondisi terakhir. ;-)

oh ya, dulu tulisan ini saya buat saat sedang mengumpulkan info mencari beasiswa ke US, tulisan aslinya sendiri bisa kamu lihat DISINI ada sedikit perubahan dan penambahan yang saya lakukan pada tulisan ini mengingat bertambahnya pengalaman yang saya dapat. oke, silahkan disimak!

okelah, sekarang kita membahas mulai dari apa saja yang harus dipersiapkan untuk mengejar beasiswa keluar negeri :

  • Prestasi Akademik; biasanya beasiswa keluar negeri tidak meminta syarat yang terlalu tinggi. Ada beberapa bahkan hanya meminta IP (indeks prestasi) >2.50 atau bahkan tidak meminta IP sama sekali, tapi banyak juga yang meminta IP > 3.00 (terutama untuk master degree). Jadi kesimpulannya adalah, jika terlanjur IP kamu “kurang kinclong” (red : kayak saya) kamu masih punya peluang untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri, dengan trik memfokuskan diri pada kelebihanmu yang lain. Tapi, sebaiknya jika memang masih bisa diusahakan dapatkanlah IP sebaik mungkin. Minimal kejarlah IP anda > 3.00 sebagai batas aman. ;-)
  • Prestasi Non Akademik, selain prestasi akademik maka prestasi non akademik sebenarnya juga dapat menjadi nilai plus yang sangat membantu jika anda bisa mengeksploitasinya. prestasi non akademik bisa macam – macam, mulai dari bidang akademik atau non akademik. Akademik misalnya kamu mejadi aktivis (red : bukan gaya penulis) di suatu lembaga kampus atau mengikuti dan memenangkan sebuah kompetisi (red : ini baru gaya penulis). Di dunia kerja, prestasi non-akademik ini bisa macam macam, misalnya kamu mampu menjadi tenaga pemasar terbaik, kamu bisa bertahan jadi orang jujur (red : bertahan ga korupsi) di sarang penyamun atau jadi employee of the month satu tahun berturut – turut :mrgreen: .
  • Penguasaan Bahasa Asing, tak bisa dipungkiri bahwa ini merupakan syarat mutlak yang diperlukan mendapatkan beasiswa keluar negeri. Penguasaan bahasa asing yang “sangat buruk” akan menyusahkan kamu sendiri nantinya jika dengan ajaib kamu bisa lolos dari seleksi. Yang saya maksud disini bukan berarti kamu harus cas-cis-cus berbahasa asing. Paling tidak jika anda sudah bisa menguasai dasarnya dengan mampu mengerti apa yang orang sampaikan dalam bahasa asing dan dapat menyampaikan apa yang anda inginkan. jika standar minimal itu sudah terpenuhi maka majulah! ambil kesempatan beasiswa itu! bahasa bukan lagi penghalang buat kamu. Info lebih detail tentang bahasa bisa kamu lihat di tulisan saya selanjutnya ;-)

12 comments

  1. mia says:

    kallo misalkan dari sma pngen dpet beasiswa gmna caranya ka????
    soalnya, sya pgen kuliah cman gak mau ngebebanin orangtua,,,,
    hehehehe
    mhon solusinya ka…

    trimksih,,, :))

  2. nocual says:

    belum, ternyata di search banyak ya beasiswa itu, tinggal kemampuan kita aja. :D

    gimana ni menurut mas kojack yang udah berpengalaman? :D

  3. nocual says:

    saya lagi skripsi, mau nyari beasiswa juga.
    udah dapet target ke NSU buat master science computer. :D

    apa sebaiknya saya fokus skripsi dulu, baru nyari beasiswa?
    kalo kamu dapet beasiswa udah lulus apa sebelum lulus? soalnya saya liat kebanyakan beasiswa harus ada ijazah S1nya. :D

    Terima Kasih. :D

  4. aklahat says:

    makasih ya atas infonya. menarik!

  5. rikardo says:

    makasih kak

  6. bahrul says:

    kalo beasiswa dari SMA ke s1 ada nggak sih bung kojack

  7. anet says:

    thx buat infonya ya wir….

Leave a Reply

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.