Archive for August 2010

Dag Dig Dug

Well, setelah berbagi tentang semua syarat menyiapkan untuk program CCI ke aminef maka ada tiga langkah esensial yang harus kamu lakukan untuk meloloskan dokumenmu

  1. Berdoa
  2. Berdoa
  3. Berdoa

Yups, tips saya adalah, berdoalah yang banyak agar dikabulkan do’a do’amu.

Singkat sekali posting ini

Translate Ijazah untuk CCIP

Setelah membahas tentang cara tetek bengek mengisi formulir beasiswa, dilanjutkan dengan menyiapkan bahasa inggis maka posting ini akan membahas tentang syarat selanjutnya dalam program CCI, translate Ijazah.

To the point

Buat kamu yang masih kuliah, kamu bisa translate di sworn translator (red : penerjemah bersumpah). Saya sudah konfirmasikan ke AMINEF bahwa kamu perlu penerjemah tersumpah, jangan translate sendiri karena entar kamu bakal disumpahin. He3…

Dulu saya menggunakan jasa dari Pemad, penerjemah bersumpah di bilangan Jalan Kaliurang Jogjakarta. Untuk anda yang membutuhkan mereka, silahkan kontak saja mereka via YM atau email. Dulu sich saya scan ijazah saya, trus saya email ke mereka. Dua hari kemudian sambil jalan jalan ke jogja, saya ambil dech tuch ijazah. Sepertinya mereka juga melayani pengiriman jarak jauh ke luar jogja dech. I’m not sure. Maybe you must contact them. Btw, kalau ada yang order jangan lupa komisinya ya.

Buat kamu yang udah punya Ijazah S1 maka dengan mudah kamu bisa minta pihak kampus untuk mentranslate ijazah tersebut. Coba hubungi bidang akademik rektoratmu. Biasanya sich translate di kampus biayanya lebih murah.

Kojack Menyiapkan Bahasa Inggris (4)

Saya bukanlah orang yang jago dalam bahasa inggris, sungguh.
Saya juga bukan orang yang diberkati bakat linguistik yang besar dalam menguasai bahasa. Ya, paling tidak jika parameternya penguasaan bahasa ibu (red : Bahasa Indonesia) maka cukuplah nilai “D” di transkrip saya menjelaskan kemampuan saya dalam tata bahasa. :|(red : walau beberapa tahun kemudian saya menang beberapa lomba karya tulis sich :twisted:)

Tapi kawan, saya punya jurus simpanan yang saya yakin akan menjadi modal  berharga untuk belajar bahasa inggris. Modal saya itu sebenarnya simple yaitu : saya tahu saya tidak pintar, maka itu saya mau belajar. Sebelum dimasak, modal dasar itu saya rendam dulu dengan sesuatu yang disebut Konsistensi untuk mendapatkan tekstur yang lembut. Guna menguatkan rasa, tak lupa saya tambahkan  sedikit sifat  dasar saya yang over confidence. Tahukah kawan, sedap nian kombinasi tiga hal itu dalam menolong saya mempelajari bahasa Inggris. :mrgreen:

Kembali ke pokok bahasan. seperti yang kita tahu bersama dalam posting sebelumnya bahwa salah satu syarat dari program CCIP memiliki nilai TOEFL ITP > 500. Well, jika menilik hasil test TOEFL ajaib saya yang hanya 467 dan saat itu sudah bulan september/oktober maka saya hanya punya 2-3 bulan untuk “mennyuntikan” 33 point sekaligus menyiapkan persyaratan lain seperti essay, translate ijazah dll. :roll: .

Sungguh, jika memungkinkan. Saat itu saya ingin mengikuti kurus bahasa Inggris. Minimal, jika saya mengikuti kursus itu maka saya akan memiliki seseorang yang bisa menjadi mentor saya. Seseorang yang bisa memberi petunjuk dalam menyusuri labirin bahasa inggis, membantu saya mengoreksi kesalahan-kesalahan saya, seseorang yang akan mengajarkan aturan – aturan grammar runyam yang selama ini tidak saya pedulikan, dan tentu saja seseorang yang akan menyemangati saya saat saya mulai “muak” belajar bahasa inggris intensif. Tetapi apa mau dikata, berhubung disaat yang sama saya juga harus kejar setoran menyelesaikan beberapa mata kuliah yang terkatung – katung (red : akibat sempat cuti akademik) plus saya harus mulai mengerjakan skripsi saya. Ditambah lagi dengan letak geografis kampus saya yang jauh dari peradapan (red : udik) dan kondisi lalu lintasnya yang Bogor banget (red : macet dan serabutan) membuat saya memutuskan untuk tidak mengikuti les bahasa inggris.

*****

Ada beberapa konsekuensi dari keputusan yang saya ambil. Konsekuensi utama tentu saja saya akan kehilangan kesempatan mengakses fasilitas mentoring dan tutoring yang disediakan tempat les. Konsekuensi kedua adalah saya akan belajar “sendiri“. Sendiri yang saya maksud disini adalah benar – benar sendiri. Maaf kata, tapi mengingat kondisi lingkungan saya yang didominasi orang – orang yang  sangat fasih berbahasa jawa-sunda-batak-makasar dan Indonesia tanpa saya bisa temukan orang – orang berbahasa inggris maka saya benar – benar ditempatkan di posisi “saya harus belajar sendiri“.

Setiap pilihan pasti punya dua sisi ; sisi positif dan negatif. Sebenarnya, ada juga beberapa kelonggaran yang saya peroleh seperti saya akan mendapat lebih banyak kebebasan untuk mengatur waktu belajar saya dan metode belajar saya. Walaupun sebenarnya kelonggaran itu tidak bisa disebut sebagai nilai tambah juga karena saat itu saya benar blank dengan cara dan metode belajar yang harus saya gunakan.

Oh ya, berhubung saya rada sibuk dengan kelas disini dan sepertinya postingan ini bakal panjang maka postingan ini akan saya bagi menjadi dua artikel. Agak melenceng dari rencana sich, tapi ga apalah… positingan selanjutnya akan berupa share dan tips metode belajar yang saya tempuh. :mrgreen:

Thanks for reading,

Kojack.net Badge

Hallo Reader,

As you can see, today I made some badges for my blog. My first plan is to use that badges to give a comment to another blogs. I think it will be nice to add that badges to leave a trace in my walking activities. However, I’m not use if I can use HTML in another blog comment. If you know how to use HTML or put a picture in another blog comment please let me know.

Kojack’s English Corner – Semicolon Rules

Today, I have an assignment in my business communication class. This assignment is about how to fix run-on (R-O) and fragment (frag.) clauses. I confuse because my book always use semicolon to fix run on and fragment. :?:

In my summer class, my teacher taught me that there are several ways to fix R-O or frag such as using period, coordinating conjunction (a.k.a. FANBOYS) or subordinate conjunction  to fix that mistakes. She never taught about how to using semi colon. :roll:

That’s why I do some research in internet, and I find this. I think you must visit that website if you have a problem with R-O or fragment. That site will tell you all rules to fix your mistakes. Also, I realize that English grammar not as hard as when I studied it in High school.

:idea: Do you have any idea why?

Andrea Hirata Ke Amerika

baru saja baca dari sini

Oh, novelis kesayangan saya itu akan ke Amerika.

Tepatnya dia akan belajar di Iowa university karena dapet beasiswa..!!!

kenapa harus Iowa sich? kenapa ga illinois aja? :cry:

tapi, semoga dia punya jadwal ke chicago dan bisa ketemu disana. semoga, karena di chicago ada KBRI paling dekat dari Iowa.

Sangat berharap dapat kesempatan untuk ketemu ama dia dan mencoret satu lagi wish list ku maka ga keberatan dech ngebis 8 jam dari chicago ke iowa.

Ga kebayang, orang yang membuatku mengambil langkah untuk mengejar beasiswa kuliah di Amerika bisa aku temui disini!!!

Saya sangat… sangat… sangat…… Berharap!

Over excited Mode : ON

Kojack Menyiapkan Bahasa Inggris (3)

Empat Ratus Enam Puluh Tujuh, yaps 467.”

Itu merupakan nilai yang saya peroleh dari Test TOEFL Prediction Ajaib yang saya ikuti. Sebenarnya bukanlah nilai yang buruk, paling tidak jika dibandingkan dengan teman – teman saya lang lain. Terlebih, memang saya mengikuti test itu tanpa persiapan apapun dan tujuan saya memang “hanya” untuk mengukur dimana posisi bahasa inggris saya.

Nah, mungkin kamu bertanya,”Dengan nilai segitu kok kamu bisa daftar CCIP?”. Seperti yang kita tahu bahwa salah satu syarat CCIP itu harus punya nilai TOEFL>500.”kok bisa?”

Begini teman, setelah saya niatkan mendaftar CCIP tentu saja saya mengambil prediction TOEFL test lain yang tentu saja tidak seajaib test sebelumnya sebagai alat ukur kemampuan diri saya.Saya mengambil prediction TOEFL test di UPT Bahasa IPB  yang mereka sebut  sebagai Placement test. Awalnya sich saya ikut itu karena ini merupakan syarat ikutan les buat mendongkrak TOEFL saya, tapi karena beberapa alasan maka saya batalkan keinginan ikutan les itu. Untuk metode belajar TOEFL, akan saya bahas di posting berikutnya.

Oh ya, Prediction TOEFL Test yang kedua ini lebih menyenangkan dan menurut saya nilai yang diperoleh lebih bonafit dan akurat dibanding yang pertama. Ya, secara biaya yang saya keluarkan juga lebih banyak (Red : Rp.50.000,- tanpa makan siang) sehingga nilai yang saya peroleh juga lebih bisa dipercaya. nah, mungkin kamu penasaran, berapa nilai yang saya cetak di test ini? nantikan posting saya selanjutnya tiga hari dari sekarang. :mrgreen:

SMS Gratis ke Indonesia

Post ini sedikit menyela rangkaian post maraton saya tentang Kojack Menyiapkan Bahasa Inggris tapi saya rasa ini info yang penting untuk di share bagi para perantau seperti saya. Seperti yang kita tahu bersama ama bahwa SMS ke negara asal kita itu mahal.

Satu kali SMS ke indonesia menggunakan operator AT&T dari amerika akan memotong pulsa  0.2 dollar atau sekitar dua ribu rupiah. Hal serupa juga berlaku saat menerima SMS dari Indonesia. Tentu saja tarif ini cukup memberatkan bagi saya, mahasiswa yang hidup disini hanya dengan mengandalkan allowance dari pemberi beasiswa.

Setelah mengerahkan segala daya upaya “mengobok – obok” google akhirnya saya menemukan sebuah trik SMS gratis yang dikembangkan GXRG adalah Gunadarma Kampus J IT Club. Siapa mereka? Secara singkat mereka adalah sebuah club IT dari kampus Gunadarma ; untuk lebih detailnya silahkan bergabung ke grup mereka di facebook.

Lansung menuju pokok bahasan, inilah aplikasi keren dan sangat berguna yang mereka buat :

Aplikasinya »

Cara Kerja Aplikasi ini :
karena banyak yang tanya pada saya maka saya jelaskan secara singkat cara kerja applikasi ini. Seandainya ada yang salah tolong dibenarkan ya.
  • Analoginya.
ini adalah seperti mengirim email ke sebuah handphone di indonesia kemudian handphone itu di set agar  meneruskan email itu ke nomor yang kamu isikan sebgai SMS
  • Kok bisa gratis?
karena developer memanfaatkan fitur sms gratis dari axis dimana kita bisa mengirimkan sms sepuasnya dengan membayar Rp. 500,-/hari. Tapi bagaimanapun developer juga perlu uang untuk bayar pulsa jadi jika kamu care dan memanfaatkan aplikasi ini maka tunjukanlah dengan memberi donasi
Kesimpulan,
ini adalah aplikasi yang berguna buatan anak – anak muda yang kreatif, sehingga untuk yang merasa terbantu mohon melakukan hal – hal berikut guna membantu mereka.
  1. Baca cara penggunaan yang telah mereka tuliskan :!:
  2. Bergabunglah ke grup mereka di facebook :!:
  3. Sisihkan uang anda baran satu-dua dollar untuk membantu mereka. minimal beliin pulsa sepuluh ribu rupiah. :!: ke nomor mereka di 083896687475, mereka adalah anak muda indonesia yang kreatif yang layak didukung. Kita harus membiasakan diri memberikan sebagian donasi pada pengembang – pengembang lokal seperti ini. Jangan cuma mau make trus kabur. kalau begitu caranya terus – terusan nanti portal itu pasti bakal mati dan ditutup. kalau udah gitu kan yang rugi kita juga.
Give some donation because we are care! Cheer! :idea:
Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.