Millionare Next Door

Ga percuma juga ternyata 6 bulan sekolah di US. Beberapa ilmu yang saya peroleh benar – benar membuka mata saya tentang kemungkinan – kemungkinan baru dalam hidup. Salah satu ilmu itu adalah merencanakan masa tua dalam mata kuliah personal finance.

Kontras dengan model pikir orang Indonesia yang berusaha menyerahkan pengelolaan penghasilan masa tuanya pada pemerintah, di Amerika setiap orang di tuntut untuk mengelola keungannya sendiri, termasuk penghasilan masa tuanya kelak. Karena itu, alih – alih seperti di indonesia yang berlomba – lomba menjadi PNS agar kelak dapat pensiun, mereka memilih mengajarkan personal finance sejak dini sehingga generasi muda mengerti cara menyiapkan masa tuanya kelak.

Dalam personal finance ini diajarkan tentang bagaimana mengelola keungan termasuk mempersiapkan pensiun. Ternyata banyak cara yang bisa di ambil untuk mempersiapkan pensiun. Ada berbagai tools investasi yang bisa digunakan mulai dari saham, reksa dana sampai emas.

Untuk yang tertarik pada topik ini, salah satu dosen saya yang juga seorang konsultan personal finance menyarankan untuk membaca “The Millionare Next Door“. Jika membaca buku ini, lupakan tentang motivator – motivator naif yang berteriak – teriak “Menjadi kaya adalah hak semua orang!”. Kenapa? Karena menjadi kaya bukan hak semua orang. Menjadi kaya adalah hak bagi orang orang yang bersedia menanggung resiko yang menyertainya.

Buku ini sendiri disusun berdasarkan sebuah research yang bisa dipertanggung jawabkan oleh Thomas J. Stanley, Ph.D. dan William D. Danko, Ph.D. dari Harvard University. Dengan membaca buku ini dan memahami data – data yang ada di dalamnya maka bisa dilihat perbedaan cara pikir dan cara hidup antara orang kaya dan orang yang tidak kaya. Bahkan, buku ini bisa mempengaruhi deskripsimu tentang apa itu “kaya”. Ternyata bagi sebagian besar orang Amerika yang memiliki kekayaan lebih dari satu juga dollar diskripsi kaya dan cara hidup mereka tidak seperti yang dimunculkan di film – film Hollywood lho…

Nah, kawan – kawan siapkah kita sebagai generasi milenia belajar untuk menyiapkan pensiun kita sendiri kelak? Dan apakah pengertian kaya menurut kalian? Apakah kaya menurut kalian itu sama dengan deskripsi kaya menurut sinetron yang punya mobil super sport dan rumah mewah?

Ayo kita renungkan sama – sama. :)

One comment

  1. simple-learning says:

    hmmm….mari berusaha mencapai kebebasan finansial :)
    My recent post Thanks SIF!

Leave a Reply

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.