Pelajaran Fotografi Ke Empat : Mengenal Shutter Speed

Menginjak terminologi ke dua dalam segitiga inti fotografi, Shutter speed. Dalam bahasa indonesia terminologi ini diterjemahkan sebagai kecepatan rana. Masih dalam gaya penulisan Questions and answer, mari kita belajar bareng – bareng.

Apa itu Shutter?

Stutter adalah jendela yang membuka dan menutup dalam kamera DSLR. Lama jendela membuka menentukan cahaya yang di tangkap oleh sensor (Explosure). Proses membuka menutupnya jendela ini juga menyebabkan timbulnya suara “Crek” yang menjadi ciri khas kamera DSLR.

Apa itu Shutter speed?

Shutter speed (kecepatan rana) adalah lama jendela shutter membuka. Ini merupakan satu – satunya elemen waktu dalam segitiga fotografi. Shutter speed di ukur dengan satuan detik dan di deretkan mulai x detik sampai 1/xxx detik. Sebagai contoh jika di urutkan maka

10 detik > 3 detik > 1/30 detik > 1/60 detik > 1/300 detik

Shutter cepat digunakan untuk menciptakan efek membeku pada gambar yang bergerak cepat. Sedangkan shutter lambat digunakan untuk mengambil gambar diam pada kondisi pencahayaan minimum atau menciptakan efek blur sehingga gambar terlihat bergerak.

Berapa shutter speed yang biasa digunakan?

Dalam keseharian saya biasa menggunakan shutter speed pada kisaran 1/60 atau lebih cepat untuk menghindari blur. Tetapi kadang saya juga cukup percaya diri mengambil gambar dengan shutter speed 1/25 tanpa blur.

Bagimana menentukan shutter speed?

Pertama, gerakan obyek. Jika kita ingin membekukan obyek yang bergerak seperti orang yang sedang meloncat, maka mau tidak mau shutter speed cepat harus di gunakan.

Kedua, jumlah cahaya. Semakin cepat shutter membuka tutup maka jumlah cahaya yang dapat di akses oleh sensor makin terbatas sehingga gambar menjadi gelap. Karena itu, jika sumber cahaya yang diperoleh redup sedangkan kita memerlukan shutter speed tinggi maka kompensasinya aperture harus diperbesar dan ISO harus di naikan atau gunakan sumber cahaya tambahan seperti lampu flash.

Sekian dulu artikel ini tentang shutter speed. Jika ada masukan, koreksi atau tambahan silahka tinggalkan komentar anda.

3 comments

  1. hariyani says:

    bang,,,kalo bisa tambahin gambar-gambar nya dong biar lebih jelas gituhhhh,:)

  2. Yohanes Sanjaya says:

    kalo pake foto komparasi di fountain kayak-nya lebih bagus nih bro :D

    keliatan banget freeze-nya :D

Leave a Reply

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.