Archive for June 2011

FAQ CCSIP dari Kojack

Seorang adek kelas di IPB, Gito Gunawan, beberapa hari yang lalu mengajukan pertanyaan – pertanyaan seputar program CCSIP dari AMINEF kepada saya. Karena saya pikir artikel ini akan berguna bagi orang – orang yang juga ingin mendaftar program CCSIP maka saya putuskan untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan itu dengan sebuah artikel di blog ini. Spesial untuk Gito dan untuk semua yang ingin mendaftar program CCSIP, inilah FAQ seputar CCSIP versi Kojack.

  1. Ada brapa kali seleksi? dan brapa lama keputusan diumumkan dari seleksi terakir?

    Proses seleksi program CCSIP cukup singkat. Hanya ada seleksi berkas kemudian dilanjutkan dengan seleksi wawancara dan test TOEFL. Berdasar pengalaman dan pengamatan saya, tingkat keberhasilan lolos ke Amerika lebih ditentukan dari hasil wawancaramu.

     

  2. Per batchnya diambil brapa kandidat untuk dibrangkatkan?

    Ini bergantung dana yang dimiliki CCID. Pada angkatan saya (2010) dan junior saya (2011) Indonesia mendapat jatah sekitar 50 orang.

     

  3. Di persayaratannya kan disebutkan: “Programs may range from six months to two years in duration and may result in either a certificate or an Associate Degree.” berdasarkan apa varietas programnya?

    Setahu saya, sekarang CCID hanya menawarkan program satu tahun.

     

  4. Juga dibilang :”Applicants with a Bachelor’s degree are eligible if they are applying in a field different from the field of their degree and have relevant work experience in the field for which they are applying.” apa ini keharusan? yg lolos program emang background kerjanya beda dari study s1 nya kah?

    Untuk pelamar yang sudah punya degree S1 emang diharuskan melamar ke program yang berbeda dengan majornya dulu. Contoh, misalnya adalah seorang lulusan jurusan teknik nuklir :p tetapi bekerja di bidang jurnalistik maka saya bisa mendaftar ke jurusan media untuk program CCSIP ini.

     

  5. Yg dicover program apa aja? allowance nya kalau bisa tahu brapa per bulan?

    Semua kebutuhan hidup kita di cover program, mulai dari buku kuliah sampai tempat tinggal. Sedangkan untuk makan dan hiburan kita mendapat jatah uang saku antara $450-700 bergantung konsorsium dan lokasi tempat kita tinggal (2010).

     

  6. Mungkin ada tips yg bisa kojack bagikan?

    Rajin – rajin baca blog ini dan tanya – tanya ke para alumni program ini. Kalau tanyanya baek – baek dan mereka sedang dalam mood yang baek pasti mereka mau bantu. Terus juga, persiapkan diri dan applikasi dari jauh – jauh hari.

Terimakasih banyak. Semoga 6 jawaban saya ini bisa membantu kesuksesan para pembaca dalam mendaftar program CCSIP selanjutnya. Oh ya, sambil promosi, untuk kamu yang suka artikel ini jangan lupa klik tombol facebook share di kiri atas sehingga teman – teman yang lain juga bisa tahu.

Kojack

Selesai

Sistem Komentar Baru di WordPress.com

Kawan, beberapa saat yang lalu saya menyempatkan diri untuk mampir ke beberapa teman blogger yang lain. Seperti biasa saya selalu membiasakan diri untuk meninggalkan jejak pada tulisan yang saya suka.

Tiba tiba saya menyadari perubahan sistem komentar di wordpress.com, meninggalkan komentar di wordpress.com menjadi jauh lebih mudah karena sekarang kamu bisa menggunakan akun twitter maupun facebookmu sebagai IDmu.

sistem komentarbaru dari wordpress.com

Sebenarnya sebagai pengguna sistem wordpress.org saya agak sirik karena wordpress.org tidak ikut mendapat fasilitas baru ini walaupun sudah saya update ke sistem paling baru (3.1.4). Karena itulah saya masih harus stuck dengan sistem komentar intense debate yang sebenarnya tidak jelek – jelek banget sich. Masih jauh lebih bagus daripada sistem komentar penyedia blog dengan lambang huruf “B” besar yang nyebelin karena buat ninggalin pesan aja harus verifikasi ini – itu dan sering error. Akhir kata, untuk  kawan – kawan blogger, jangan ragu ya untuk meninggalkan komtentar di blog yang kamu kunjungi karena komenmu itu adalah sebuah bentuk aprresiasi untuk penulis.

Hidup Bergerak Maju

Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan beberapa kawan lama. Seperti biasa, setelah menanyakan kabar masing – masing obrolan dilanjutkan dengan membicarakan tentang kabar teman – teman yang lain. Obrolan itu membuat saya terhenyak akan berbagai pilihan hidup penting yang teman – teman telah ambil selama satu tahun saya meninggalkan Indonesia.

Banyak teman – teman berhasil menyelesaikan masa kuliahnya dan memperoleh gelar sarjana, banyak yang mulai memasuki dunia kerja dan merajut karir pertamanya sedangkan ada beberapa yang dengan optimisme tinggi melayarkan bahtera kehidupan rumah tangga menuju samudra hidup dalam usia yang dalam opini saya masih relatif muda.

Wow, sungguh jika saya berpikir mundur dari sebuah titik yang terletak satu tahun lalu sungguh betapa cepat orang – orang disekeliling saya berlari. Rasanya luar biasa melihat mereka membuat pilihan – pilihan dalam hidup mereka untuk berberak maju.

Saya ingat, satu tahun yang lalu saya dengan penuh semangat berpanas – panasan dan terhimpit di dalam KRL Ekonomi dari Bogor ke gedung AMINEF ki bilangan Pasar Senen untuk mengambil uang saku perjalanan saya sebelum berangkat. Sekarang saya di rumah menjadi pengangguran terselubung dan masih diselimuti reverse culture shock. :p

P1000148

Saya tepat satu tahun lalu di gedung AMINEF

Sekarang mari kita berpikir, melihat ke diri sendiri. Bagaimana dengan kamu? Bagaimana dengan saya? Dalam satu tahun ini, mana pilihan yang kita ratapi dan mana pilihan yang kita syukuri? Apa yang telah kita lakukan?

The Unforgettable Summer

Well, finally, I’m home…

Itu adalah kalimat saya yang saya ucapkan di hati, saat saya membuka pintu gerbang rumah. Hemm, petualangan satu tahun di negeri antah berantah itu akhirnya secara resmi berakhir. Setelah dua minggu di rumah, sekarang waktunya membuat log apa saja yang berkesan selama di Amerika, mulai dari summer alias musim panas.

Di satu sisi summer 2010 akan saya kenang sebagai masa – masa berat untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan, kebudayaan dan cara hidup baru. Tetapi, di sisi lain summer 2010 akan saya kenang akan kebahagian dan keceriaan dari teman – teman baru yang baek – baek dan asik – asik(red: walau beberapa nyebelin sich)

Pertama, saya datang ke Amerika dengan disambut oleh prosedur NSEERS yang bikin pegel karena disuruh duduk doank dua jam setelah penerbangan 30 jam. Hahaha… ternyata gosip yang sebelumnya saya dengar kalau system keamanan disana ketat banget itu bener.

Kedua, keluar dari bandara O’hare (horay sampai juga ke US!) langsung shock karena jam 8 malem masik kayak jam 4 sore WIB. Penjemput saya bilang kalau summer emang siangnya panjang, dan keterkejutan saya berlanjut dengan hari – hari ngga bisa tidur dua minggu setelahnya karena matahari baru mau pergi jam 10 malam dan udah nongkrong lagi di langit mulai jam 3 pagi.

Ketiga, pertama kali makan di Amerika tuch di Wendy’s dan ngga habis makan sebiji medium burgernya. Pengalaman pertama merasakan porsi makan Amerika yang segede gaban! (Red: 10 bulan kemudian satu large burger belum kenyang, musti nambah kentang goreng baru kenyang :p )

Keempat, menghabiskan waktu yang menyenangkan selama summer. Mulai belajar mengerti kebudayaan lain. Sempat syok ama perbedaan gaya anak IPB dan summer style ala Amerika. Mulai mengembangkan kemampuan berbahasa inggris untuk kehidupan sehari – hari maupun untuk keperluan akademik. Setiap hari ke kampus mulai jam 8 pagi ampe jam 5 sore terus tiap akhir pekan diajak jalan – jalan. Berita besarnya: The Culture shock began...

Kelima, the summer classes ended. sedih saat temen – temen summer harus pergi ke Green Bay…

Therefore, do you think you know what I did last summer? Hemm, I don’t think so.

For the next post, I’ll share about the fall! Met with Andrea Hirata!

Selesa

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.