Archive for July 2011

Reverse Culture Shock

Let’s make a fast post!

Pastinya kamu pernah denger tentang culture shock atau gegar budaya, tetapi pernahkah kamu mendengar tentang reverse culture shock?

Jika culture shock adalah stress yang terjadi saat kita pindah ke daerah atau kebudayaan baru maka reverse culture shock adalah stress yang terjadi saat kembali ke daerah asal. Dalam kasus saya, culture shock terjadi tahun lalu saat saya datang ke Amerika sedangkan reverse culture shock terjadi minggu – minggu ini dimana saya harus menyesuaikan diri lagi dengan kehidupan di Indonesia.

Bentuk reverse culture shock sendiri bisa macam – macam, mulai dari gejala susah tidur, susah makan, tampak tidak bahagia sampai depresi berat. Sama seperti pada culture shock, parah tidaknya gejala yang muncul bergantung pada tingkat stress yang terjadi. Berdasarkan pengamatan saya, orang – orang yang sulit beradaptasi, tertutup atau pembual cenderung mengalami gejala yang lebih parah dibanding orang yang berpikiran terbuka dan iklas.

 

Show »

Note:

Q: Reverse culture shock yang paling berat buat Kojack apa sich?

A: Menyesuaikan dengan smoking habits. Well, untuk yang satu ini saya berani bilang bahwa orang indonesia bukanlah bangsa yang punya tenggang rasa tinggi. untuk yang satu ini, bangsa indonesia ada bangsa Bar – Bar

Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.